Kamis, 25 April 2013

SOFTSKILL B.INGGRIS BISNIS 2 PASSIVE VOICE(KALIMAT PASIF)


Pengertian Passive Voice
Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject pada sentence (kalimat) atau clause (klausa) tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau ditindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak.Sebaliknya, pada konstruksi active, subject pada sentence atau clause berhubungan langsung dengan verb dengan bertindak sebagai pelaku aksi. Kalimat aktif dapat ditransformasi menjadi pasif, namun hanya transitive verb (mempunyai direct object) yang dapat diberlakukan demikian.

Rumus Passive Voice

Rumus passive voice dapat dilihat pada tabel sebagai berikut di bawah ini.
  
S  +  auxiliary verb  +  past participle

Catatan:

  • Auxiliary verb dapat berupa be (is, are, am, was, were) maupun kombinasi antara dua primary auxiliary (is/are being, was/were being, has/have been) maupun antara primary dengan modal (will be, will have been).
  • Kombinasi auxiliary digunakan pada bentuk pasif pada tenses. Penjelasan lebih lengkap dapat dilihat di Bentuk Pasif pada Tenses, Infinitive, dan Gerund.
  • Past participle yang digunakan berupa kata kerja transitive (memiliki direct object).
Contoh:
She can’t drive a car. (active voice, transitive), He always come on time. (active voice, intransitive)
Contoh:
play (base form) —> played (past participle), sing (base form) —> sung (past participle)



Contoh Passive Voice pada Auxiliary Verb be:

Komponen
Contoh Passive Voice dalam Kalimat
Subject
be
PP
I
am
given
I am given a clothe.
this glass
is
used
This glass is used by me.
all of my clothes
are
washed
All of my clotheses are washed every week.
large amounts of water
are
consumed
Large amounts of water are consumed by many people in the countries.
the book
was
bought
The book was bought by Beatrice.
the books
were
bought
The book were bought by Beatrice.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar